by maskaryo on July 11, 2009
Mengawali kontes Seo Stop Dreaming Start Action sepertinya blog ini kurang pede dalam mengambil posisi di halaman Mbah Google. Hal ini terbukti setelah melakukan searching ternyata berada di luar jangkauan yakni berada di posisi seratusan.
Ketidak-pede-an makin menguat begitu menyaksikan kehadiran para masterseo saling berebut posisi dan begitu gencarnya menembak kata Stop Dreaming Start Action. Jika memang tidak pede dan merasa tidak yakin meraih kemenangan mengapa masih ikut juga kontes seo Stop Dreaming Start Action? Jawabnya adalah panggilan jiwa, bro….maklum namanya juga pemula yang sedang mendalami ilmu teluh, eh maksudnya llmu perSEO-an.
Dengan bermodal ilmu pas-pasan dan semangat juang yang kadang naik turun sepertinya mengikuti kontes seo ini hanyalah sekedar main-main. Yah, dari pada bermimpi apa salahnya melakoninya dengan harapan ada pencerahan dan keajaiban. Seperti Mas Joko bilang, Stop Dreaming Start Action, singkirkan mimpi-mimpi dan mulailah beraksi.
Barangkali inilah makna dari slogan Stop Dreaming Start Action…. Jika anda mempunyai keinginan maka wujudkanlah keinginan itu dengan sebuah aksi yang nyata. Karena sesungguhnya keinginan tanpa usaha hanyalah sebuah harapan belaka. Oleh karena itu, mulai dari sekarang mari kita bangun dengan pede yang tinggi slogan Stop Dreaming Start Action. Yup, sobat….dari pada mimpi.
by maskaryo on July 8, 2009
Judul di atas bukan bermaksud mendiskreditkan nama seorang Rusli Zainal namun lebih mengarah pada pemahaman Sang Visioner sebagai seorang Politisi in casu Gubernur Riau.
Sebagai public figur nomor satu di Propinsi Riau Rusli Zainal memang tengah mengusung Program K2I yakni pengentasan kemiskinan, kebodohan, dan peningkatan infrastruktur. Ketiga bidang pembangunan itulah yang kemudian dijadikannya sebagai icon Sang Visioner.
Pria yang dilahirkan lahir di desa Bolak, Kecamatan Mandah, Kabupaten Indragiri Hilir pada tanggal 3 Desember 1957, sebelum menjabat sebagai Gubernur Riau adalah seorang pebisnis yang memegang pucuk Pimpinan Cabang PT. Mohairson Pekanbara tahun 1982, ketika masih duduk di bangku kuliah Fakultas Ekonomi Universitas Ria. Kecintaannya pada dunia organisasi selanjutnya menuntunnya menjadi Wakil Sekretaris KNPI Riau dan kemudian menjadi orang penting dalam Gapensi Riau yang akhirnya Beliau diangkat menjadi Ketua Umum Gapensi Riau, padahal saat itu Rusli Zainal masih berstatus mahasiswa.
Karirnya dibidang politik kian cemerlang setelah Rusli Zainal terpilih sebagai Bupati Kabupaten Indragiri Hilir masa bakti 1999-2003. Penampilannya yang low profile ini kemudian pada tahun 2003 Sang Visioner akhirnya terpilih sebagai orang yang dipercaya memimpin Propinsi Riau.
Namun, dibalik kisah suksesnya itu kita juga tidak dapat memungkiri adanya sebuah kasus yang sempat menyandung karir Rusli Zainal Sang Visioner.
Sebagaimana dilaporkan Tribunbatam, bahwa Rusli Zainal ini pernah dilaporkan atas tuduhan melakukan pelecehan seksual terhadap salah satu warganya, Indrati Setyohayuni, mahasiswa S3 sebuah universitas di Surabaya pada tahun 2008.
Dengan adanya kasus ini, mungkinkan kita masih bisa mengatakan Rusli Zainal sebagai Sang Visioner?
Barangkali waktulah yang akan bisa menjawab pertanyaan di atas. Sebab, fakta dan data yang kurang rasanya agak sulit untuk mencapai sebuah kesimpulan.
Namun yang pasti, keberhasilan Rusli Zainal Sang Visioner tidak semata-mata diukur dari keberhasilan dibidang materi semata tetapi lebih dari itu diperlukan pula seorang Pemimpin yang mampu membangun material dan spiritual.